Elektrolisis

Posted on

Elektrolisis adalah endapan kimia dari senyawa menjadi unsur pokok penyusunnya yang dibawa oleh aliran arus listrik. Hal-hal pokok dalam elektrolisis adalah: a. Arus DC yang dilewatkan pada senyawa (Senyawa bisa berupa lelehan atau cairan), b. Energi listrik (dari arus DC) diubah menjadi energi (penguraian senyawa), c. Salah satu contoh yang umum digunakan adalah elektrolisis air, yang mana air menguraikan hidrogen dan oksigen. Gambar 1 berikut ini adalah ilustrasi sebuah sel elektrolisis:

Ayo Selidiki!

Dalam pembuatan aluminium pada teks juga dilakukan proses elektrolisis, coba terangkan apa saja yang dibutuhkan!

Ayo Diskusikan!

Tuliskan reaksi kimia elektrolisis air!

 

Berita teknologi

Kegunaan penting dari elektrolisis setiap hari adalah dalam pembuatan beberapa logam ‘sulit’. Contohnya aluminium, sodium, kalsium dan magnesium (atau pemurnian seperti tembaga, emas dan perak), dan sering akhir-akhir ini elektrolisis air digunakan dalam pembuatan hydrogen sebagai bahan bakar atau pembuatan listrik menggunakan bahan bakar

Komponen utama sel elektrolisis adalah baterei, elektrolit, dan elektroda. Baterei: terminal positif baterei dihubungkan ke elektroda positif (anoda) sedangkan terminal negatif baterei dihubungkan dengan elektroda negatif (katoda).

Elektrolit: biasanya terbuat dari senyawa ionic dalam bentuk larutann atau bentuk lelehan atau larutan dalam bentuk cair asam atau basa. Elektrolit mengkonduksi listrik dengan cara dekomposisi pada elektroda. Elektrolit diklasifikasikan menjadi tiga kategori: Non-elektrolit, elektrolit lemah, elektrolit kuat.

  1. elektrolit kuat: banyak ion emmbawa muatan dari satu elektrode ke elektroda satunya. Contoh elektrolit kuat: asam dna basa kuat (asam sulfat, natrium hidroksida pekat), larutan garam (natrium klorida)
  2. elektrolit lemah: sedikit ion yang terbawa dari elektroda ke elektroda lainnya. Contoh elektrolit lemah: asam dan basa lemah (ammonia cair dan asam etanoik)
  3. non elektrolit: tidak ada ion yang terbawa dari satu elektroda ke elektroda lainnya. Contohnya nonelektrolit: air murni, cairan atau larutan organik.

Ayo Selidiki!

Ayo Diskusikan!

Tuliskan cairan elektrolit yang ada di tubuh manusia!

Berita teknologi

Elektrolit – sodium, potassium, kalsium, magnesium dan fosfat – membawa muatan yang bertanggung jawab dalam stimulus otot dan saraf. Elektrolit ini mengatur jumlah cairan dalam tubuh yang mana berakibat pada fungsi seluler, volume darah dan tekanan darah

Elektroda adalah konduktor tempat elektron masuk dan meninggalkan elektrolit.

  1. Anoda merupakan elektroda positif (+), tempat dimana elektron meninggalkan elektrolit (atau arus listrik memasuki elektrolit).
  2. Katoda merupakan elektroda negatif, tempat dimana elektron masuk ke elektrolit (atau arus listrik meninggalkan elektrolit). Elektroda terbuat dari bahan inert (yang mana tidak mengalami reaksi redoks) seperti karbon, platina, titanium atau stainless steel.

Apa yang terjadi selama proses elektrolisis? Ion negatif (anion) ditarik ke anoda sedangkan ion positif (kation) ditarik ke katoda. Ketika ion-ion tersebut berada di masing-masing elektroda, maka akan direcharged. (ion-ion tersebut kehilangan atau ketambahan elektron dan membentuk atom netral). Maka dari itu, pada anoda, anion dikeluarkan untuk melepas elektron, sedangkan pada katoda, kation diisi untuk menambahi elektron.

Ayo Selidiki!

Ayo Diskusikan!

Jelaskan peristiwa elektrolisis dalam kehidupan sehari-hari!

Berita teknologi

Titanium merupakan logam yang paling biocompatibles – tubuh manusia dapat menahan dalam dosis besar tanpa ada efek berarti. Faktanya, diperkirakan kita mencerna sekitar 0,8mg titanium seharisebagian besar lewat saja tanpa diserap. Juga, karena densitasnya mirip dengan tulang manusia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *