KEGIATAN BELAJAR 1: PEMBAKARAN BENSIN

Posted on

A. Tujuan Umum Pembelajaran

Mampu memahami proses pembakaran bensin pada mesin yang melibatkan proses kimia fisika dan akibatnya bagi sel hidup

BTujuan Khusus Pembelajaran

  1. mampu memahami minyak bumi
  2. mampu memahami termodinamika
  3. mampu memahami hemoglobin

C. Petunjuk Umum:

  1. Mahasiswa membaca secara utuh materi yang ada di modul ini, kemudian ada beberapa materi yang perlu dibaca pada referensi lain untuk menambah wawasan pengetahuan lebih mendalam
  2.  Mahasiswa diharapkan mengerjakan tugas mandiri yang ada

DAlokasi Waktu: 2 x 100 menit

FArtikel IPA Terpadu:

PEMBAKARAN BENSIN

Di kota-kota besar, kendaraan bermotor boleh dikatakan sebagai salah satu alat transportasi utama. Di kota besar seperti Jakarta, jumlah kendaraan bermotor setiap tahun akan semakin meningkat, yang tentu saja akan menimbulkan dampak negatif bagi kualitas udara. Uji emisi polutan udara yang dicanangkan mulai tahun 1997 nampaknya tidak memberi dampak yang signifikan bagi peningkatan kualitas udara.

Proses pembakaran bensin pada kendaraan bermotor menghasilkan berbagai macam polutan udara, yaitu oksida sulfur (SO2, SO3, oksida), oksida karbon (CO, CO2), hidrokarbon (HC) dan timbal (Pb). Kendaraan bermotor rata-rata melepaskan 10,0 gram gas CO (Mr= 28) untuk jarak 1,6 km. Konsentrasi CO sebesar 4000 mg/liter dapat mengakibatkan kematian dalam beberapa menit.

Untuk mereduksi polutan udara yang berasal dari kendaraan bermotor sampai ambang batas diperbolehkan, para pengusaha motor melakukan modifikasi kendaraan bermotor. Empat unsur dominan dalam mesin kendaraan bermotor dapat dimodifikasi untuk mereduksi emisi polutan udara, yaitu sistem pemasukan bahan bakar ke ruang bakar, sistem pengapian kendaraan bensin, sistem pemasokan udara ke ruang bakar, dan sistem penetralan gas buang / katalisator. Diagram p-V untuk  mesin berbahan bakar bensin sangat sulit dianalisis sehingga untuk memahaminya dengan menggunakan model yang disederhanakan yaitu siklus Otto seperti gambar berikut:

Sistem pernapasan kita terganggu jika kita menghirup udara dengan konsentrasi karbon monoksida yang melebihi 100 ppm. Salah satu zat yang penting dalam sistem pernapasan kita adalah hemoglobin, zat ini merupakan makromolekul dengan massa molar sebesar 68000 g/mol dan memiliki afinitas yang tinggi terhadap oksigen.

subtstansi materi:

Minyak bumi

Termodinamika

Hemoglobin

TUGAS MANDIRI KEGIATAN BELAJAR 2.1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *