Partikel Bermuatan pada Matahari

Posted on

Partikel bermuatan pada matahari biasanya dikenal dengan solar wind. Soalr wind merupakan aliran partikel bermuatan dan berenergi, terutama elektron dan proton, berhembus dari matahari, melalui sistem tata surya dengan kecepatan tinggi 900 km/s dan dengan suhu 1 juta derajat celcius. Wujud zat seperti ini disebut dengan plasma. Solar wind untuk saat ini dikenal juga dnegan plasma, campuran antara proton dan elektron yang bergerak menjauhi matahari dnegan kecepatan supersonik. Plasma adalah bentuk zat yang sangat panas dimana atom telah terpecah menjadi bagian terkecil atom, yakni proton dan elektron. Karena plasma bermuatan dan dipengaruhi oleh medan magnet, maka penting untuk mengetahui  bagaimana plasma solar wind mempengaruhi medan magnet planet. Contohnya solar wind memiliki efek yang sangat berbeda pada bumi, yang mana memiliki medan magnet yang sangat kuat daripada pada Mars yang mana memiliki lebih lemah medan magnet.

Ayo Selidiki

Ayo Diskusikan : Jelaskan penyebab terjadinya Solar wind dan akibarnya bagi Kehidupan di bumi!

Berita Teknologi: Solar wind telah diukur dengan alat pada saat bepergian dengan pesawat luar angkasa untuk mengobseravsi Venus, Mars, and Jupiter. Solar wind bisa berbentuk seperti angina kencang, dengan kecepatan 300-700 kilometer per detik. Pada kecepatan 400 kilometer per detik, solar wind membutuhkan waktu 2-4 hari untuk melintasi dari Matahri ke Bumi dibandingkan dengan cahaya yang hanya butuh 8 menit.

Partikel solar wind, terkadang matahari menghasilkan ledakan partikel berenergi. Beberapa ledakan partikel ini dihasikan dari lidah api, yang mana berupa bagian fotosfer yang terang — juga berupa sinar X, sinar gamma, dan gelombang radio. Lidah api menghasilkan sinar partikel berenergi di ruang angkasa yang dapat sampai ke tika dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya.

Matahari juga memiliki kemampuan menghasilkan badai partikel berenergi. Terkadang lingkaran material korona meletus ke dalam solar wind yang mana disebut dengan coronal mass ejection or CME. CME dapat menghasilkan gelombang kejut pada solar wind saat memancar,  gelombang kejut ini merupakan sumber energi partikel. Ganguan CME pada solar wind, termasuk gelombang kejut mencapai bumi dalam waktu 2-3 hari.  Matahri menghasilkan energi setara dengan 4 triliyun lampu 100-W tiap detiknya. Jumlah yang mencapi Bumi hanya 1,35 kilowatt/m2.

Ayo Selidiki

Ayo Diskusikan : Tentukan banyaknya energi radiasi matahari yang sampai di permukaan bumi dalma 5 detik!

Berita Teknologi: Tahkah kalian jika gangguan  CME pada solar wind, termasuk kelombang kejut bisa mencapai bumi dalam waktu 2-3 hari, lebih cepat daripada solar wind. Gangguan ini menyebabkan badai geomagnetic pada planet Bumi. Aurora yang terjadi akibat badai ini merupakan hasil dari kelakuan partikel pada magnetosfer yang berinteraksi  saat melewati gangguan atau badai magnetic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *