Reaksi Nuklir/ inti

Posted on

Ada dua cara untuk menghasilkan energi dari reaksi inti: reaksi fisi, yang mana inti atom berat menjadi dua atau lebih inti atom yang lebih kecil, dan reaksi fusi, yang mana dua inti atom ringan bergabung menjadi inti atom berat. Energi yang dilepas dapat digunakan baik yang konstruktif (dalam reaktor nuklir) atau secara destruktif (senjata nuklir). Untuk memahami reaksi fisi dan reaktor nuklir, harus memahami dulu bagaiamana neutron berinteraksi dengan inti atom. Neutron tidak terpengaruh oleh gaya Coulomb dan sebagai hasilnya tidak terpengaruh interaksi listrik dengan elektron atau proton. Ada kemungkinan besar neutron akan tertangkap inti atom, peristiwa ini akan diikuti dengan emisi sinar gamma.

Ayo Selidiki

Ayo Diskusikan: 

Sebutkan dan jelaskan perbedaan reaksi fisi dan fusi dan beri contohnya dalam kehidupan sehari-hari!

Berita Teknologi: 

Kecelakaan Nuklir atau Kebocoran nuklir adalah dampak yang paling ditakutkan dibalik manfaaat energi nuklir bagi manusia. Dalam catatan sejarah manusia terdapat kejadian kecelakan nuklir terbesar di dunia di antaranya adalah kecelakaan Chernobyl, Three Mile Island Amerika dan mungkin di Fukushima Jepang. Dampak sesaat atau jangka pendek akibat radiasi tinggi di sekitar reaktor nuklir antara lain mual muntah, diare, sakit kepala dan demam. Sedangkan dampak jangka menengah atau beebrapa hari setelah paparan adalah pusing, mata berkunang-kunang.

Reaksi Fisi inti terjadi ketika inti atom berat seperti 235U, terpecah menjadi dua inti atom kecil. Reaksi fisi diawali dengan ketika inti berat menangkap neutron termal. Penyerapan neutron menyebabkan inti menjadi tidak stabil dan dapat mengubah konfigurasi energi yang lebih rendah dengan membelah menjadi dua inti yang lebih kecil. Selama reaksi, masa inti baru lebih kecil daripada massa inti induk, perbedaan massa ini disebut sebagai energi defek massa.  Mengalikan massa dengan c2 memberikan nilai energi yang dilepas. Reaksi fisi dari 235U dengan neutron termal dapat direpresentasikan dengan reaksi: . Reaksi fisi pada Uranium: .

Energi yang dilepas setiap satu kali peristiwa fisi melepas energi mendekati 235 MeV. Jumlah yang besar relatif dibandingkan energi yang dilepas pada reaksi kimia biasa. Sebagia contoh, energi yang dilepas pada pembakaran satu molekul oktana yang digunakan dalam bensin sekitar satu per juta dari yang peristiwa satu reaksi Fisi.

Ayo Selidiki

Ayo Diskusikan:

Hitunglah energi yang dilepas ketika 1 kg  reaksi fisi , memerlukan energi peluruhan per kejadian Q = 208 MeV!

Berita Teknologi: 

Ketika reaksi fisi Uranium U-235, satu elektron masuk mengemisi rata-rata  2,5 neutron per kejadian. Neutron ini akan memicu inti lain untuk memisah. Karena elektron ebrlebih dihasilkan oleh kejadian fisi daripada yang diserap, maka ada kemungkinan terebntuk reaksi berantai. Dalam perhitungan menunjukkan bahwa jika reaksi rantai tidak dikendalikan, dapat menghasilkan ledakan, dengan energi yang dilepas dalam jumlah yang sangat besar. Ketika reaksi dikendlaikan, energi yang dilepas dapat menjadikan kegunaan yang membangun. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *